Manusia : Ahsanul Kholiqin???


Manusia dalam kaca mata Sang Pencipta termasuk hasil kreasi penciptaan yang paling sempurna diantara makhluk-makhluk ciptaan lainnya. Ini kita dapatkan dari ayat-ayat dari-Nya. Namun seperti apakah sosok manusia sebagai sosok yang paling sempurna namun kok pada kenyatannya malah kita menemukan fakta yang kontras??kok bisa?? maksud ayat ini apa ya??

bagaimana bisa manusia dikatakan makhluk yang paling sempurna tapi bisa menjadi makhluk yang paling rendah derajatnya dibanding hewan ternak sekalipun??

bagaimana bisa manusia dikatakan makhluk yang paling sempurna tapi kok mereka saling membunuh satu sama lainnya, perang tak pernah berhenti terjadi di dunia ini sepanjang masa sejak jaman nabi adam diciptakan hingga jaman modern saat ini masih tetap aja berkecamuk tanpa akhir, bagaimana bisa??

bagaimana bisa juga dikatakan makhluk yang paling sempurna tapi kok manusia malah merusak keseimbangan alam, alam dikuras habis tanpa dipelihara dengan baik??

Bagaimana bisa dikatakan makhluk yang paling sempurna tapi kok ada aja yang menindas, mencuri, merampok, korupsi, bahkan tidak punya perasaan membunuh anak sendiri, ibu sendiri, ayah sendiri, saudaranya sendiri dibunuh? itukah sosok makhluk paling sempurna itu??

apanya yang salah??
apa maksud Tuhan mengatakan manusia adalah makhluk yang paling sempurna??

One thought on “Manusia : Ahsanul Kholiqin???

  1. urang can pernah seh mengetehui jawaban yng komprehensif mengenai masalah ini,,kecuali sedikit2 saja,, yaitu (cmiiw)manusia lebih karena dia punya ruh Allah yang ditiupkan oleh Nya sedangkan mahkluk lain tidak. (cmiiw), kl ga salah ruh ini kemudian membawa konsekkueni bahwa manusia memiliki sedikit sifat-sifat Nya, misal, manusia berkehendak sedangkan Dia maha berkehendak, manusia mencipta/mengarang/berkreasi sedangkan Dia maha mencipta..inilah yang membuat manusia lebih..bahkan mungkin, mungkin loh ya, cmiiw, manusia tetap lebih meski manusia ingkar, lebih dibanding mahkluk lain tp tidak dimata Allah, ingkar atau tidak itu masalah lain lagi, yaitu masalah ujian, cz sebenarnya manusia diciptakan itu memang untuk diuji, mana manusia yang tetep bisa lurus dengan segala yang ada pada dirinya dan mana yang tidak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s