Ramadhan #1


Tarawih
Ternyata tidak sedikit mayarakat muslim yang tinggal di Ruteng, pada malam Tarawih pertama, mesjid penuh sesak, tak beda seperti di Jawa yang mayoritas Muslim, atau di Bandung kampung halaman saya. Sampai ada yang tidak kebagian tempat di dalem mesjid, sampai terpaksa menggunakan ruangan sebelah mesjid, ruang madrasah yang biasa dipakai mengaji anak-anak (ternyata ada semacam TK/TPA juga loh disini)

dan sisi lainnya ternyata ada juga anak2 muda-mudi yang dateng tarawih hanya untuk sekedar nongkrong, ngerokok, dan ngeceng2.. hehe sama seperti di mesjid2 sekitar rumah di bandungšŸ˜€

di Ruteng hanya ada 2 mesjid saja,mesjid Jihadul….(duh lupa) di pusat alun2 kota, satu lagi agak deket ke pemukiman, mesjid agung Baiturrahman. Kalau tarawih jumlah rakaatnya 20 + Witir 1 atau 3 rakaat. Pengurus mesjid sangat menghormati yg tarawih 8 rakaat, diawal dipersilahkan kalau setelah rakaat 8, dikasih waktu untuk menyesuaikan.

Sahur
Alhamdulillah ternyata depan kosan ada warteg yang buka di waktu sahur, orang Sidoarjo yang punya. Namun demikian meski sudah diniatkan sahur beli disana, tetep saja setelah bangun setengah empat, malas sekali keluar..dingiiinya gak nahan. Akhirnya Mi Goreng yg jadi pilihanšŸ˜€ plus susu cokelat, bikinan sendiri..itulah makanan sahur pertama disini. Setelah shalat shubuh gak bisa nahan lambaian selimut..apalagi masih capek habis outbond, dan dinginnya udara shubuh..

Di Kantor
Hari pertama shaum dateng kantor telat,,ada 2 penyebab. Jam saya gak cocok dengan jam kantor, yang kedua saya harus jemput temen saya dulu yang masih tinggal di hotel, maka telatlah kita datang.. mestinya dateng jam 7.15 , kami ceklok absen 7.25.. sepuluh menit telatnya. Padahal baru saja kami berkomitmen untuk bisa masuk kantor tepat waktu jam 7.15

Sudah telat, suasana briefing pagi diwarnai sedikit perdebatan yang cukup memanas antara beberapa karyawan senior, waduh.. hanya bisa melihat dan menyimak saja. Sabar pak…jangan emosional

Habis itu lanjut meeting yang terlama sejak saya ada di Ruteng, dari jam 8 pagi sampai hampir jam 3 sore, sempet kepotong istirahat makan siang, membicarakan sesuatu yang tidak enak juga. Membahas masalah2 yang sudah lama membatu dan banyak sekali,,dan ditekanlah kita2 supaya bisa menyelesaikan semua masalah itu dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.. horor melanda.. migrenlah akhirnya >__<

habis itu mengunjungi salah satu yg bermasalah.. wow mangtaps, sudah mah tiba2 diguyur hujan gede selama dijalan, eh yg dikunjungi sampai ngancem2..waduh tambah horor..tambah pening..tambah migren. sayang nyawa..sayang nyawa..

Buka Shaum
Ada yang baik hati sesaat sebelum buka ada yang nawarin kolek pisang dikosannya, bikinan sendiri..waaaah mantaps, kolek pisang panas..di ruteng..alhamdulillah sedikit meredakan pening..habis maghrib lanjut makan nasi padang. terus tarawih ke 2, tak terasa sudah mau hari kedua saja..

Ya Allah, Engkau tempat kami meminta pertolongan
Kuatkan hamba, Sesungguhnya dibalik kesulitan pasti ada 2 kemudahan.
amiiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s