Ketika Kemauan dan Motivasi Melempem…apa yang salah??


masih ingatkah anda tentang klasifikasi kualitas seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan sebagai berikut :

1. Ada Kemampuan dan Kemauan

2. Ada Kemampuan-Tidak Ada Kemauan

3. Tidak Ada Kemampuan-Ada Kemauan

4. Tidak Ada Kemampuan dan Kemauan

Sering Ada diposisi manakah anda (sambil evaluasi diri)??? 1, 2, 3 atau 4? yang paling nyata  dalam keseharian pekerjaan anda..dalam profesi anda masing-masing. Saya sebagai Bankir misalnya, sebagai Account Officer, atau anda sebagai seorang Auditor Big Four dengan spesialisasi industri tertentu, atau anda bukan seorang pekerja, tapi pengusaha bisnis tertentu juga dapat dimasukkan kedalam klasifikasi diatas.

Yang terpenting dari semua itu adalah KEMAUAN! atau Motivasi. Ini bagaikan Bahan Bakar kalau untuk sebuah Mesin atau Kendaraan, bagaikan Listrik bagi peralatan elektronik kita seperti HP, Laptop, TV dst, Bagaikan darah kalau dalam tubuh, bagaikan makanan dan minuman bagi makhluk hidup. Sebuah energi sumber kehidupan. Bedanya Motivasi tidak nampak alias hal yang bersifat Immaterial, Psikologis, Kejiwaan dan Spiritual. Sedangkan yang lain tadi bersifat Nyata dan Berwujud/Material.

So, tidak berlebihan kalau kebutuhan akan semangat, kebutuhan akan kemauan, kebutuhan akan spiritual, kebutuhan kejiwaan itu setara dengan kebutuhan kita akan makan dan minum. Itu adalah KEBUTUHAN PRIMER!!

Masih ingat dengan istilah Sandang-Pangan-Papan sebagai Kebutuhan Primer? Ya itu tidak salah, hanya saja kita mungkin jadi sedikit terlupakan dengan sesuatu yang lebih penting dari sekedar Sandang-Pangan-Papan yaitu masalah Spiritual-Semangat-dan Kemauan. Karena tanpa itu, mustahil juga kebutuhan akan materi itu bisa dipenuhi. Betul tidak?? rasanya ada sesuatu yang kurang dalam diri kita ketika pada jaman sekarang kita banyak disuguhkan dengan banyak hal yang berbau materi.. banyak hal yang membuat seakan-akan materi itu ada diatas segala-galanya..banyak hal yang membuat banyak orang lupa diri karena materi..sibuk menghabiskan waktu dengan banyak hal yang ujung-ujungnya materi.

Sehingga mungkin dalam keseharian kita, kita mudah lupa untuk memenuhi kebutuhan yang lebih mendasar tadi, terlena dengan kesibukan lainnya. atau bisa jadi lingkungan kita kurang menyediakan sarana-sarana yang bisa memenuhi kebutuhan itu.

Kita butuh santapan-santapan rohani dan sajian-sajian spiritual, sarana-sarana yang bisa membangkitkan Kemauan dan Motivasi dalam keseharian kita. Kalaupun lingkungan kita belum mampu menyediakan, sepertinya kita sendiri yang harus lebih kreatif menciptakannya dan mendapatkannya. Karena sejatinya sumbernya bisa banyak hal.

Agama adalah sumber keyakinan yang utama, membiasakan diri sibuk mentaati ajaran agama akan sangat mengisi kebutuhan akan hal tersebut. Kembalilah membiasakan diri sibuk menyelami, memahami dan mengamalkan kitab suci

Sibuk membaca, menyimak dan mendengarkan pengalaman keberhasilan orang lain dalam hidup yang sesuai dengan nilai-nilai yang anda pahami juga akan sangat membantu anda memenuhi kebutuhan tersebut. Dari media buku, MP3,TV, video, Internet atau interaktif  langsung itu lebih baik

Terakhir adalah pandai-pandai bersosialisasi dan membangun lingkungan yang baik. Pilihlah siapa orang-orang terbaik yang ada disekitar kita, pilihlah tempat dimana disitu lingkungannya baik, setidaknya kita harus punya basic lingkungan yang baik ini. Paling kecil adalah keluarga atau sahabat terdekat kita. Sehingga dimanapun kita berada, meskipun disitu lingkungannya belum baik, kalau kita punya basic lingkungan yang baik, maka itu bisa membuat hidup kita lebih baik. kita akan mendapatkan dukungan dan support yang lebih dari mereka.

Sediakan dalam 24 jam 7 hari waktu kita untuk memenuhi kebutuhan itu sebaik-baiknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s