Realistiskah Ekonomi Syariah? (1)


Masih banyak yang meragukan ekonomi syariah bisa diterapkan, masih banyak yang bilang tidak realistis, hanya idealisme semata yang sulit untuk diwujudkan. kebanyakan orang masih menisbatkan ekonomi syariah hanya pada praktek perbankan syariah. Padahal perbankan syariah hanya satu bagian kecil saja, sama halnya dengan sistem perekonomian yang sekarang berjalan, perbankan hanya salah satu komponen saja sehingga tidak lantas merepresentasikan perekonomian secara keseluruhan. Perbankan syariah tidak bisa merepresentasikan ekonomi syariah sepenuhnya.

Keraguan itu bagi saya tidak beralasan, karena sudah jelas sebetulnya prakteknya. Dan sudah lama berjalan di Indonesia. Tinggal memang sebelumnya cara pandang kita yang harus sama. Perspektif atau paradigma mana yang kita gunakan dalam mendefinisikan ekonomi syariah itu sendiri.

Yang bagi saya harus menjadi prioritas pertama sekarang dalam ekonomi syariah di Indonesia adalah Optimalisasi Jaminan Sosial Masyarakat melalui Dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf). Kita tahu kemisikinan dan kebodohan masih menjadi PR besar Bangsa Ini. Bukankah itu yang menjadi sasaran dan tujuan perekonomian sejatinya??

Yang saya pahami dalam ekonomi syariah fondasi pertamanya itu. Tools untuk mengatasi kemiskinan adalah ZISWAF. Jelas sekali bagaimana agama kita mengatur hal ini, Sumbernya dari mana, siapa yang berkewajiban menunaikannya, siapa yang berhak menerimanya, bagaimana pengelolaannya. Bahkan di Indonesia sendiri hal ini sudah diatur dalam UU, landasan hukumnya jelas, badan resminya juga sudah jelas. Singkatnya tinggal jalan saja…

Dalam prakteknya juga masing-masing kita sudah menyaksikan dari dulu kala bagaimana setiap mesjid di lingkungan kita menjalankan kegiatan ini. Ini sebetulnya murni kegiatan ekonomi kalau kita pakai kaca mata ekonomi, meskipun dasarnya dari agama.

Artinya ini realistis dan sudah lama berjalan, kita tidak bisa meragukan atau membantah yang satu ini. Ini satu contoh penerapan ekonomi syariah yang nyata. Manfaatnya nyata dan jelas dirasakan oleh masyarakat. Dalam hal masih ada kekurangan dan belum optimalnya praktek ini, itu masalah lain. Di kehidupan dunia ini tidak ada yang 100% ideal, adalah mustahil kita menemukan setiap orang itu jujur..setiap orang tidak pernah salah.. betul Islam itu sempurna, tapi manusia tidak. Jadi tidak bisa kita mendefiniskan sesuatu itu sudah sepenuhnya murni syariah kalau tidak ada kesalahan, tidak ada kebohongan, tidak ada pelanggaran. Justru karena ketidaksempurnaan itulah ekonomi syariah hadir sebagai solusi terbaik untuk diterapkan mengatasi ketidaksempurnaan itu.

Saya pribadi termasuk orang yang merasakan manfaat ZISWAF itu, saya berhasil mengenyam Pendidikan Tinggi karena Dana ZISWAF. Tahun 2003 pertama kali kuliah status saya Mustahiq, 4 tahun kemudian jadi Muzakki. Ada Value Added yang nyata dan jauh lebih besar nilainya secara ekonomi. Multiflier Effectnya ada. Saya sendiri keluar dari kemiskinan, saya juga punya keluarga yang saya bantu, ada distribusi kekayaan juga untuk keluarga dari hasil pendidikan itu. Dan sangat mungkin membawa keluarga keluar juga dari kemiskinan. Jika 1 orang saya berhasil mengatasi kemiskinan 4 orang anggota keluarga saja, berarti akibat dari manfaat ZISWAF ini menurunkan 5x lipat orang miskin dalam waktu 4 tahun.Bahkan sangat mungkin lebih.

Jika ada 1000 orang model seperti saya. Berarti dalam 4 tahun telah terjadi penurunan orang miskin 5 ribu orang.

Ini satu perumpamaan sederhana saja dari penggunaan dana ZISWAF melalui beasiswa pendidikan saja, manfaatnya memang baru dirasakan di masa depan. Tidak langsung. Kita bisa bayangkan kalau semua cara optimalisasi dijalankan secara serempak dan berkesinambungan. Beasiswa jalan, bantuan modal usaha jalan, bantuan pelatihan skill jalan, pendampingan usaha jalan, bantuan langsung juga jalan, penyediaan sarana dan fasilitas jalan, berapa banyak orang yang bisa kita keluarkan dari belenggu kemiskinan?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s