Realistiskah Ekonomi Syariah (2)


Jadi dari kegiatan penghimpunan, pengelolaan dan pendistribusian dana ZISWAF saja itu merupakan suatu kegiatan ekonomi yang luar biasa, dan berdasarkan syariah. itulah wujud ekonomi syariah. kenapa itu syariah? jelas karena semua itu dasarnya dari agama. Karena agama yang mengajarkan dan memerintahkan itu.Dan pengelolaan dana ZISWAF di jaman sekarang sudah lebih baik, dan Profesional. Sudah layaknya sebuah perusahaan. sampe ada promosi iklan di tv, dan  layanan Call Centre segala. Luar biasa bukan?

Salah satu model BAZ (Badan Amil Zakat) yang menurut saya salah satu yang terbaik adalah Dompet Dhuafa , meskipun saya merupakan bagian darinya, tidak bisa dipungkiri DD ini sudah sangat bagus dalam mengelola dana ZISWAF. Lihat Jejaring-Jejaringnya..lihat cakupan kegiatannya..lihat hasilnya.. tanyakan manfaatnya pada masyarakat..

Bidang pengelolaannya mencakup :

1. Layanan Kesehatan

2. Pengembangan Sumber Daya Insani/Pendidikan

3. Kewirausahaan

4. Pembangunan Sarana dan Fasilitas Umum

5. Sosial lainnya sampai Penanggulangan Bencana

(detailnya silahkan kunjungi websitenya : http://www.dompetdhuafa.or.id)

semua itu nyata, ada Layanan Kesehatan Cuma-cuma alias gratis bagi masyarakat yang membutuhkan (Jaminan Kesehatan) sampai akan dibangun Rumah Sakit Besar nanti yang tentunya tidak seperti RS lain yang ” cenderung komersil”, ada Sekolah Gratis Berkualitas dengan fasilitas lengkap tingkat SMP-SMA, beasiswa pendidikan tinggi, hingga pelatihan gratis bagi guru-guru.. (Jaminan Pendidikan)

Ada pula aktifitas di dunia usaha, membina, menciptakan dan mengembangkan para pengusaha kecil supaya usahanya maju dan berkembang, menyediakan fasilitas-fasilitas umum dari dana wakaf berupa pembangunan/perbaikan mesjid, sekolah, dan saran umum lainnya, dan masalah sosial lainnya seperti membina para tunawisma, para pemulung, pengamen supaya kehidupan mereka bisa lebih baik, sampai bagaimana turun ketika ada bencana melanda di tanah air, atau kejadian-kejadian lain yang membutuhkan kepedulian, tak terkecuali kejadian di luar negeri seperti peperangan, konflik di Palestina, dst

Singkatnya, itulah potret ekonomi syariah yang realistis terjadi dan sungguh besar manfaat yang dihasilkan bagi kesejahteraan masyarakat/ummat. Bukan basa basi. Saya baru menceritakan satu contoh saja, selain DD ada begitu banyak badan dan lembaga sejenis yang ada di mesjid-mesjid, ada di lembaga pendidikan, di sekolah, di kampus, sampai di setiap perusahaan besar juga ada. Termasuk perusahaan saya sekarang ada LAZnya. Bisa dibayangkan seperti apa geliat aktifitasnya dengan berbagai programnya yang tujuannya satu : Bagaimana meningkatkan kesejahteraan ummat! Bagaimana Mengentaskan Kemiskinan!

Itu baru satu pilar dasar, belum masuk kepada pilar selanjutnya dimana disitu murni adalah kegiatan bisnis yang berorientasi profit, namun sesuai dengan prinsip syariah. Yang notabene skalanya jauh lebih besar, dan efeknya bisa jauh lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. Belum berbicara Bisnis Syariah, Perbankan Syariah, sampai Pasar Keuangan Syariah, Pasar Modal Syariah yang lebih besar dan kompleks. Dan saat ini semua ini juga sudah berjalan nyata, artinya realistis bisa diterapkan, dan sudah ada hasilnya, sudah ada manfaatnya.. tinggal bagaiman paradigma kita melihatnya. Kalau memandang : “baru disebut ekonomi syariah itu bila tanpa cacat, tanpa kekurangan, tanpa kesalahan dalam penerapannya, kondisi ideal” ya wassalam.. itu utopia saja. Tidak akan pernah ada.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s