sekedar catatan kecil hari ini


Agak kacau beliau juga hari ini, pagi-pagi berangkat ngantor sampai lupa kalau hari ini adalah hari selasa, aku sangka hari ini hari senin.. habisnya libur kemarin, kirain minggu. Akibatnya tadi pagi salah kostum berangkat kantor. Mestinya jadwalnya pake kemeja biru hari ini, eh malah pake kemeja putih. Pas mau berangkat sebetulnya bareng juga sama Erick, tapi karena sama-sama pake jaket. Gak ngeh sama pakaian..

Baru sadar pas sudah sampai kantor,loh kok biru semua,,ya sudah, nasi sudah jadi bubur..nikmatin aja. Namanya juga manusia. Ini kali kedua salah kostum..haha.. tapi tenang saja, aku tidak sendirian, beberapa juga suka ada yang lupa, tak terkecuali si bos.. beberapa kali dia juga suka lupa salah kostum

Kesan pertama biasanya memang menentukan, karena diawali dengan salah kostum, berikutnya juga jadi agak kurang enak ngejalanin aktifitas. Pekerjaan pertama yang aku kerjakan juga gak sadar ada kesalahan..padahal udah kukerjain cepet-cepet.. akhirnya harus direvisi.

Karena rada gak konsen, akhirnya milih jalan aja ketemu nasabah. Ada 3 Nasabah yang kukunjungi tadi, sekalian ngasih kalender baru 2012.. yang pertama ketemu nasabah yang usahanya bengkel sepeda motor dan jual spare part.. beliau aslinya orang Jawa, 30 tahun sudah dia ada di Ruteng. Disini termasuk yang cukup berhasil, disamping usaha bengkel dan spare part, beliau juga punya toko jual segala macem kebutuhan, dari sembako sampai perlengkapan rumah tangga, dan ada rumah makan. Sekarang sudah agak sepuh, perlahan-lahan usahanya akan diteruskan sama anaknya, ada karyawan-karyawannya juga yang bantu.

Setelah itu mampir ngecek netbooku yang sedang di opname, ternyata masih koma. Dia belum sadarkan diri. Katanya Hard Disk nya yang sakit.. wah gawat.. kalau udah Hard Disk.. itu organ vital, kalau udah rusak, mahal juga ganti komponennya.Akhirnya aku bawa lagi, kalau memang harus ganti Hard Disk, biar nanti pas saya pulang ke Jawa aja, atau pas pulang ke Bandung. Insya Allah Januari mudah-mudahan bisa pulang.

Listrik di Ruteng memang kurang stabil, apalagi sesekali mati listrik, ini ngaruh sama Hard Disk, ditambah lagi kalau kelamaan ngecharge atau netbook lupa dimatiin tertinggal tidur, itu ngaruh juga sama ketahanan Hard Disk. Pantesan..akhirnya jatuh koma juga. Biarkan dia istirahat dulu sampe saya pulang nanti.

Sehabis itu saya ke rumah nasabah yang ke-2, yang satu ini nasabah yang bermasalah. Orang asli Manggarai. Sangat malu kalau didatangi rame-rame. Yang saya kunjungi rumah orang tuanya. Karena nasabah ybs entah kemana tidak jelas rimbanya, kalau dengar cerita orang tuanya dulu anaknya itu baik, bertanggungjawab, tidak pernah lari dari kewajiban. Namun semenjak punya istri, mulai berubah..sampai akhirnya istrinya kedapatan selingkuh. Mulailah hancur keluarganya, hancur usahanya.. frustasi dan lari

Setelah saya amati, ternyata kebanyakan akar masalah dari pinjaman bermasalah itu umumnya bukan karena masalah dalam usahanya. Kebanyakan masalahnya adalah hal lain seperti ketidakharmonisan rumah tangga, perselingkuhan, perceraian, konflik keluarga karena warisan, masalah politik, dst. Sedikit sekali karena usaha yang menurun, kurang laku, atau masalah persaiangan usaha misalnya. Saya simpulkan ternyata masalah psikologi, masalah sosial dan budaya, masalah keluarga adalah aspek yang harus diperhatikan dalam berbisnis. Jika tidak, bisnisnya yang akan jadi korban.

Yang menarik dari kunjugan nasabah ke-2 ini, orang tua dari nasabah yang lari itu memiliki sejumlah uang dinar Iraq sampai mencapai 80.000  IQD (Dinar Iraq), katanya 1 QD=4 USD ! kalau d Rp kan 1 QD= Rp 36.000 (kurs 9000), sehngga kalau punya 80.000 IQD kalau di rupiahkan jadi hampir Rp 3 Milyar!!. Sayangnya saya lupa menggambil gambar uangnya, tadi ada pecahan 10.000 sama 25.000 IQD. Yang mengherankan beliau tidak mau ngasih tahu itu uang asalnya dari mana, asli atau tidak. Kalau keasliannya beliau jamin asli. Tapi kalau ditanya dari mana, tidak mau jawab..aneh

Dari situ akhirnya saya cari info, barangkali di Denpasar ada Money Changer yang bisa terima uang itu. Kalau di Ruteng jelas tidak ada, bank ku yang disini juga tidak bisa menerima. Saya sempat telepon 3 tempat dan hasilnya nihil, tidak ada yang menerima uang dinar iraq. Sampai akhirnya saya tanya temen saya yang di BI juga sama. BI malah tidak melayani pertukaran Valas seperti itu. dan untuk mata uang yagn satu ini pasarnya sangat segmented, mungkin hanya komunitas tertentu yang main. Stuck sampai disitu..

Nasabah ke-3 yang saya kunjungi orang jawa lagi, orang tulung agung. Usahanya cukup bagus, terus berkembang. Jual perkakas rumah tangga, punya angkutan desa, punya kios di pasar. Tempatnya persis depan kantor polisi Brimob. Bahasan langsung tertuju kepada Kasus Bima, dan bahas tentang polisi. Yang muncul kemudian adalah aib-aib polisi (semoga ini bagian dari kritikan, bukan ghibah), banyak polisi yang meminjam uang kepada beliau dan sulit kembali alias macet hehe, banyak polisi yang mem-back up aktifitas perjudian kupon putih, penjualan petasan, minuman keras dan hiburan seperti (maaf) porstitusi.. karena ujung-ujungnya duit. kemaren juga di Lembor ada tahanan polisi meninggal, kemudian masyarakat ngamuk, kantor polisi diserang, sampai saya menulis ini, masih siaga kantornya dijagain terus. Masyarakat tak terima perlakuan polisi terhadap tahanan yang mungkin tidak manusiawi sampai menyebabkan tahanan meninggal dunia di penjara.

Miris mendengarkan semua cerita ini, realita kadang memang sungguh kejam. semakin kesini kadang seolah olah di kehidupan nyata ini sulit sekali menemukan kehidupan yang baik dan benar, sesuai dengan semestinya. Semoga ini hanya sebagian kecil saja. Semoga ditempat lain tidak seperti itu. Hanya sedikit saja. Kalau tidak,,mungkin itulah salah satu penyebab kenapa bangsa kita begini-begini saja, belum banyak berubah signifikan.

#semoga hari esok lebih baik#

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s