Alasan Perjalanan Pengembaraan Manusia


Perjalanan, pengembaraan, penjelajahan, perantauan, migrasi, dan sinonim kata lainnya, sebuah proses menjalani kehidupan dengan berpindah-pindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya, dari satu kota ke kota lainnya, dari satu pulau ke pulau lainnya, dari satu negara ke negara lainnya, bahkan dari satu benua ke benua lainnya. Baik dalam jangka waktu yang pendek, jangka waktu menengah, jangka waktu panjang, atau menetap seumur hidup di tempat yang baru.

Jika dicermati, sejak manusia pertama diciptakan, proses kehidupan seperti itu memang sudah sangat lumrah,  bukan sesuatu hal yang baru, bukan hal yang aneh. Baik secara individu maupun kelompok, proses kehidupan yang berpindah-pindah sudah biasa manusia lakukan. Justru jika manusia hanya bertahan hidup di suatu tempat saja, kita tidak akan menyaksikan kehidupan masyarakat dunia seperti sekarang ini, tersebar merata diseluruh daratan, merata di seluruh benua di planet bumi ini. Dan tidak mustahil suatu saat nanti di masa yang akan datang, manusia di planet bumi pun akan bermigrasi ke luar angkasa, menempati planet baru disana yang layak dihuni manusia, perjalanan ke luar angkasa pun sudah bukan hal baru lagi, orang-orang tertentu bahkan rela mengeluarkan biaya yang sangat mahal untuk berekreasi ke luar angkasa.

Mungkin sudah menjadi Sunnatullah, menjadi sebuah naluri bagi kita sebagai manusia untuk mengembara, mencari tempat baru yang lebih baik, mencari kehidupan yang lebih baik, atau mengembara untuk sekedar mencari tahu, naluri mengetahui sesuatu yang baru sebagai konsekuensi dikaruniainya manusia dengan akal untuk berpikir. Satu anugerah yang tidak diberikan pada Makhluk Allah lainnya di alam dunia ini.

Saya pribadi pun adalah bagian dari produk kehidupan seperti itu. Seperti kita tahu nenek moyang kita adalah pada dasarnya satu, menurut sejarah, manusia pertama hidup di wilayah sekitar timur tengah. Tidak heran kalau kebudayaan-kebudayaan tertua ada disana, Kebudayaan mesopotamia, kebudayaan mesir adalah yang tertua didunia. Awal mula manusia ada disana, namun seiring dengan perkembangan jaman, manusia pun mengembara keseluruh penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia, konon menurut sejarah juga, orang Indonesia berasal dari daratan yunan, wilayah yang ada di sekitar wilayah negara Cina sekarang. Dan tentu orang cina pun berasal dari daratan timur tengah tempat manusia pertama berasal.

Kebiasaan dan naluri manusia sebagai pengembara terus berlanjut beribu-ribu tahun kemudian hingga jaman sekarang, perhatikan sekeliling kita. Berapa banyak masyarakat pendatang disekitar kita, ataupun sebaliknya, berapa banyak tetangga atau keluarga kita sendiri sudah tidak lagi hidup berdampingan disamping rumah kita, mereka sudah ada di kota, negara atau mungkin benua lain nan jauh disana. Yang menarik memang ada sekelompok masyarakat tertentu yang secara berkelompok memiliki kebiasaan merantau, sudah tidak aneh kita menemukan Orang Padang ada dimana-mana, Orang Cina ada dimana-mana, Orang Jawa pun tidak kalah ada dimana-mana, semakin kesini pun Orang Batak, Orang Sunda, Orang Bugis dan lain-lain pun sudah tidak sedikit lagi yang merantau.

Bila diperhatikan, hal pertama yang menjadi alasan orang merantau adalah masalah ekonomi. Orang mencari tempat baru yang bagus untuk mencari nafkah, untuk berdagang, membuka usaha, dan bekerja. Bahkan berdagang antar wilayah, antar pulau, antar benua sudah menjadi kebudayaan sejak dahulu kala. Para pedagang dari Gujarat India bisa sampai ke pelabuhan-pelabuhan nusantara, Pedagang-pedagang dari cina, bahkan awal mula penjajahan Bangsa Eropa pun berawal dari misi Perdagangan mereka, misi ekonomi.

Yang kedua adalah alasan mencari ilmu, di setiap jaman selalu ada wilayah yang kondisinya lebih baik dibanding wilayah lainnya, dari sisi ekonomi, budaya, pengetahuan, teknologi sampai kehidupan sosial masyarakatnya. Maka orang pun tertarik untuk mengunjunginya, untuk mencari tahu, untuk belajar dan meniru kemajuan yang dicapai disana. Sejak dahulu kala ini berlangsung sampai saat ini. Orang Indonesia banyak yang belajar ke Malaysia, Australia, Eropa, Amerika.. atau jangan jauh-jauh, orang yang ada di luar Pulau Jawa saja banyak yang datang ke Jawa untuk menimba Ilmu, untuk kuliah.

Ketiga, alasan pernikahan silang antar suku, antar bangsa, antar negara. Ini juga sejak dahulu kala menjadi salah satu alasan orang berpindah. Karena memiliki keluarga baru di tempat lain, punya saudara baru di kota lain, di negara lain. Orang pun saling berpindah tempat.

Yang keempat, saya rangkum menjadi alasan lainnya. Apa saja? Sejak dahulu kala yang namanya tempat-tempat suci untuk melakukan Ibadah bagi setiap agama itu sudah ada. Orang Muslim sedunia setiap tahun, bahkan setiap saat selalu aja ada yang berkunjung ke Tanah Suci Mekah, Ke Baitullah Masjidil Haram dimana Ka’bah ada disana, sebagai rumah ibadah pertama manusia di muka bumi ini. Dimanapun muslim itu berada, dari belahan bumi timur sampai barat, dari belahan bumi utara sampai selatan, semua menuju ke Baitullah..semua ingin sekali berkunjung kesana. Mungkin sekarang orang hanya butuh rata-rata 40 hari/ sebulan lah untuk ada disana, tapi bayangkan kalau jaman dulu, berapa lama orang “merantau” untuk beribadah disana. Apalagi dari Indonesia, bisa berbulan-bulan naik kapal laut sepanjang perjalanan.

Tak terkecuali agama lain, ada tempat-tempat suci juga bagi mereka. Salah satunya di Palestina sana, ada Tempat sucinya Umat Nasrani dimana Yesus dilahirkan dan disalib, ada tembok ratapannya Umat Yahudi dan sisa-sisa kuil Sulaiman, di Indonesia pun ada candi-candi suci tempat tujuan Umat Hindu dan Budha sedunia. Ada Candi Borobudur, Ada Candi Prambanan yang selalu dikunjungi pada waktu-waktu tertentu.

Sehingga yang namanya keyakinan agama menjadi alasan orang merantau juga, bahkan lebih jauh lagi karena alasan misi penyebaran agama masing-masing. Untuk yang satu ini tidak bisa kita pungkiri sejak dahulu kala sudah berjalan juga. Dan semua agama memiliki misi yang satu ini, berupaya menyebarkan keyakinan agamanya masing-masing ke seluruh pelosok dunia. Saling mempengaruhi satu sama lainnya.

Disamping itu, alasan keamanan, karena peperangan, karena ketidaknyamanan, karena konflik, hingga karena terjadinya bencana, baik bencana sosial karena manusia sendiri, maupun bencana alam. Karena kelaparan, perubahan alam, dst orang pun mencari tempat baru untuk hidup lebih baik lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s