Sejarah Bank


Bank secara kata berasal dari bahasa Italia Banque atau Banca.. yang berarti  bangku atau meja, istilah bank ini mulai popular ketika aktifitas bank modern mulai diperkenalkan di Italia, tepatnya di kota Florence, Venice, dan Genoa di Italia sana. Disebut Bank karena aktifitasnya memang berada di atas meja/bangku. Berawal dari meja tempat penukaran uang, kemudian berkembang menjadi meja tempat menitipkan uang, dan meminjam uang. Dewasa ini jauh lebih berkembang lebih kompleks dan pesat lagi usahanya.

Namun jika ditelusuri lebih lanjut, aktifitas Bank ini telah ada jauh sebelum berkembang di Italia yang dianggap sebagai cikal bakal Bank Modern. Di Italia Bank mulai diperkenalkan mulai abad ke-14 pada masa Renaissance di Italia yang didominasi oleh keluarga Bardi dan Peruzzi, namun yang lebih popular pada waktu itu adalah dengan didirikannya Medici Bank oleh Giovanni Medici pada tahun 1397.

Jauh sebelum masa itu, aktifitas bank ternyata pertama kali ditemukan pada masa Kerajaan Assyiria dan Babylonia yaitu pada Tahun 2000 SM!! Selain disana juga ditemukan di masa Yunani Kuno, Kerajaan Romawi, Kerajaan Cina Kuno, dan India Kuno. Jadi kegiatan bank pada masa ini kita bisa temukan di kota Mesopotamia (Sekarang Irak , Mesir, India, Cina, Yunani, dan Roma.  Di Babylonia sendiri, tepatnya pada jaman Raja Hammurabi (1700 SM) telah ada bukti transaksi pinjaman berupa prasasti/kuil, pada masa itu bank sudah mulai berkembang di masanya yang merupakan bagian pelaksanaan dari Hukum Hammurabi (Hammurabi’s Code atau Codex Hammurabi) yang kini ada di Museum Louvre, Paris, ada relief yang menggambarkan Raja Hammurabi dari Babilonia Kuno (1728-1686 SM) sedang menerima hukum dari Dewa Shamash, dewa Matahari yang juga menjadi dewa pelindung keadilan.

Praktek perbankan pada saat itu umumnya sangat membantu dalam lalu lintas perdagangan. pada awalnya, praktek perbankan pada saat itu terbatas pada tukar menukar uang. Kemudian berkembang menjadi usaha menerima titipan berupa simpanan/tabungan, kemudian meminjamkan uang dengan memungut bunga pinjaman .Pada jaman Babylonia praktek perbankan didominasi dengan transaksi peminjaman emas dan perak pada kalangan pedagang yang membutuhkan biaya tertentu .

Dari Italia, perbankan modern kemudian menyebar ke seluruh daratan eropa. Pada abad ke-16 di inggris , belanda , dan belgia, para pedagang emas bersedia menerima uang logam (emas dan perak) untuk di simpan. Tanda bukti penyimpanan emas ini di tunjukan dengan surat deposito yang di sebut Goldsmith’s Note. Dalam perkembangan selanjutnya , Goldsmith’s Note ini di gunakan sebagai alat pembayaran. Para pedagang emas mulai mengeluarkan Goldsmith’s Note yang tidak di dukung dengan cadangan emas atau perak dan diterima sebagai pembayaran yang sah dalam transaksi bisnis.

Inilah salah satu cikal bakal uang kertas. Pihak – pihak yang terlibat dalam jaman ini adalah konsumen , produsen/pedagang , raja – raja serta aparatnya serta organisasi gereja yang membutuhkan jasa perbankan untuk melancarkan kegiatannya. Sehingga sebetulnya sejarah perbankan ini tidak terlepas dari sejarah yang namanya uang. Lain waktu menarik juga jika kita menelusuri sejarah uang itu seperti apa.

Dari Eropa kemudian aktifitas perbankan modern ini menyebar ke seluruh belahan dunia. Terutama setelah terjadinya Revolusi Industri di Inggris, dan dimulainya penjelajahan oleh Bangsa-bangsa eropa ke seluruh penjuru dunia yang dimotori oleh Bangsa Portugis, Inggris, dan Belanda yang berujung pada masa penjajahan di berbagai belahan dunia, dari mulai Benua Afrika, Asia sampai ke Amerika.. tak terkecuali Indonesia yang menjadi rebutan antara Bangsa Portugis, Belanda dan Inggris. Yang pada awalnya didasari oleh kepentingan ekonomi, mencari bahan baku, mencari sumber daya alam, namun berujung pada kepentingan kekuasaan/politik, bahkan berujung pada kepentingan penyebaran keyakinan dan agama.

Dan jika kita cermati kondisi dunia saat ini, saya yakin sampai sekarang pun kepentingan-kepentingan seperti itu terus berjalan. Hanya kadang tidak tampak nyata seperti jaman dulu. Hanya cara dan metodenya saja yang berubah, namun kepentingannya akan tetap sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s