Harapan itu masih ada kah?


blog ini cocoknya Jadi cerita hidup saya Aja, kebanyakan curhat Dan cerita pengalaman ,siapa tahu menjadi cerita yang bermanfaat bagi orang lain, dan ada yang bisa diambil hikmahnya. Soalnya jauh lebih banyak curhat dan cerita pengalaman dari pada tulisan-tulisan lainnya.

Baru-baru ini, seminggu terakhir ini, ibarat kalau gelas itu, baru saja diisi oleh air panas kemudian tiba-tiba dimasukkan air es, apa yang terjadi? Kalau gelas itu hanya gelas biasa, tentu akan pecah belah menerima perbedaan suhu yang ekstrim tersebut. Tapi tentu  yang terjadi ini bukan menimpa gelas, tapi hati.. hanya selang beberapa hari saja berubah-ubahnya cukup ekstrim, bahkan sehari saja, dari perasaan bahagia, tiba-tiba sedih dan kecewa, pun sebaliknya dari perasaan sedih tiba-tiba mendapatkan kebahagiaan Itulah hati yang berbolak-balik, kemarin iya, hari ini tidak, besok harinya iya lagi, dst Tentu konsekuensinya yang bikin repot, dan pastinya mengganggu konsentrasi, pikiran, bahkan fisik.

Sehingga aktifitas yang biasa pun terpengaruh karenanya. Dalam kondisi hati seperti itu, tiba-tiba ada tuntutan pekerjaan yang lebih, tekanan tinggi, waktu istrihat terkurangi, fisik pun terganggu. Bisa dibilang ini kondisi yang cukup kritis, dan kita harus mengambil sikap dan keputusan ditengah kondisi tersebut. Secara umum kondisi seperti ini memang masih jauh lebih besar manfaatnya bagi diri pribadi, memperkuat mental, mempertangguh diri, meningkatkan kapasitas dan kemampuan, menambah pengalaman, dst, namun yang paling menyedihkan memang ketika kita kehilangan kesempatan besar, kehilangan sesuatu yang sangat berharga dalam diri kita, sangat berharga untuk masa depan kita

Yang paling menyedihkan lagi ketika mengulangi kesalahan yang sama, membuat keluarga, orang terdekat kita merasakan kesedihan dan kekecewaan yang sama. Kalau ingat cerita lubang paku di pagar, ini lah lubang paku baru yang tertoreh di pagar tersebut, yang menyisakan lubang yang tidak mungkin kembali seperti sedia kala.. berbekas Namun kalau kita kembalikan semuanya kepada Yang Maha Tahu atas segala sesuatu, setiap apa yang sudah terjadi adalah yang terbaik untuk kita, itu yang terbaik buah dari segala tindak tanduk kita sendiri. Kita tanam jagung, jagung juga yang akan kita tuai, tidak mungkin jadi emas..

Ada semacam pertanda, kalau memang apa yang kita harapkan selalu ada saja kendala, selalu ada saja masalah, mungkin itulah jawaban dari setiap doa kita yang mengingikan yang terbaik, artinya yang sekarang itu bukanlah yang terbaik untuk kita, meskipun yang namanya ego,pikiran dan perasaan masih saja menginginkannya Akhirnya kalau semua dikembalikan kepada-Nya, meski tetap butuh waktu dan proses.. sebaiknya kita tetap berserah diri dan yakin, ikhlas atas setiap yang kita dapati. PR kita adalah melakukan apa yang semestinya dilakukan, melakukan sesuatu yang sebaiknya dilakukan, dengan pertimbangan yang baik dan benar. Tidak atas dasar emosi dan hawa nafsu sesaat yang selalu menjerumuskan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s