Life Oh Life..


Sepertinya cenderung berat kalau bicara kehidupan, seakan-akan sebuah beban yang tak pernah berujung.. hidup itu perjuangan, hidup itu ujian, hidup itu sebuah perjalanan, hidup itu persinggahan,sementara saja.

Namun tidak sedikit juga yang berusaha sedemikian rupa menikmati hidup dengan segala kesenangannya, segala hiburannya, segala kenikmatannya.. bersenang-senanglah, enjoy aja, hidup hanya sekali, seakan-akan cenderung melupakan masalah dan meninggalkan injakan di bumi, berimajinasi, berangan-angan, ekstrimnya bahkan menciptakan imajinasi itu, membangkitkan khayalan dengan mengkonsumsi sesuatu yang membawa ke dunia itu melepaskan diri dari masalah untuk beberapa saat

Semakin banyak kita melangkah, semakin lama kita menghabiskan waktu usia kita tampaknya hidup itu kok rasanya semakin tidak sesederhana sebelumnya, kita semakin banyak menguras tenaga dan pikiran kita untuk menjalani kehidupan ini, ujungnya tentu saja kita mengeluhinya. Bahkan ketika ditanya kembali tujuan-tujuan kita, arah hidup kita.. mungkin akan tertegun.

Hal yang sederhana adalah jika ditanya mau tidak masuk syurga? tentu tidak ada yang menjawab tidak mau, jalan menuju syurga itu ada petunjuknya, ada penjelasan dan keterangannya, apa yang harus dipahami dan dilakukan untuk menjadi jalan ke syurga, namun kenyataannya tidak semudah dan sesederhana itu bukan? untuk yang sekedar ritual aja masih  lalai dan menunda, bahkan meninggalkan, apalagi yang sifatnya melebur ke kehidupan keseharian kita, bagaimana kita bersikap dan berperilaku, berakhlak, bersosialisasi, bekerja, berbisnis, dst

Jujur dan lurus dalam bekerja saat ini kadang menjadi sebuah hal yang aneh dan agak menyimpang, bahkan ditertawakan, diluar mainstream, diluar keumuman, orang yang berkata dan berbicara jujur apa adanya akan dicap polos dan tidak baik, dan cenderung kemudian dianggap bisa dibohongi dan dipermainkan.

Yang sudah banyak malang melintang di dunia marketing mungkin lebih banyak mengalami hal ini, bagaimana caranya memikat, merayu, mengajak, membuat orang mau, sampai pasang iklan yang berlebihan dan diluar nalar, merangsang imajasi, dan ada saja yang percaya dengan bualan itu.

Apalagi bersentuhan dengan pihak-pihak atau sistem yang korup, kecendurungan untuk sebuah kebohongan, manipulasi menjadi wajib hukumnya, bahkan ada yang dipaksakan, tidak bisa tidak kalau mau jalan usaha/kerjanya, kalau gak ya mentok, tidak bisa diproses atau dilanjutkan.

Tapi ya itulah ujian hidup itu,,lembar-lembar persoalan yang mesti kita jawab dan kita kerjakan sehari-hari, jawabannya tentu harus benar dan sesuai dengan kehendak yang memberi soal, Sang Pencipta Kehidupan. Makanya jangan pernah berhenti belajar dan belajar, memahami dan memahami, cari tahu dan cari tahu, amalkan dan amalkan.

Jujurlah apa adanya namun tidak berarti lugu dan polos, jujur itu harus menjadi sebuah sikap elegan dan bermartabat, sebuah kejujuran harus diapresiasi. Sikap-sikap baik dan berakhlak luhur harus dipromosikan dan disebarluaskan, saya khawatir sikap2, perilaku2, akhlak2 seperti ini menjadi barang langka dan punah.. karena tidak ada yang mau peduli lagi.

Tragis kalau yang sangat penting  sekarang ini yang penting dapat uang, yang penting dapat jabatan, yang penting dapat kesenangan, yang penting berkuasa, yang penting ini itu.. yang cenderung ke materi.. dengan menghalalkan cara apapun, tidak melihat baik buruknya.

Kiamat semakin dekat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s