Kehebohan Di Akhir Bulan


31 Januari 2013, dunia persilatan perpolitikan di Indonesia mengalami kondisi shock, salah satu Partai yang berbasis Islam mendapatkan kejutan yang tidak biasa, bahkan luar biasa, pucuk pimpinannya tiba-tiba dijemput KPK malam-malam, diduga terlibat kasus suap terkait impor daging sapi oleh salah satu perusahaan senilai 40 Milyar dan langsung dinyatakan tersangka.

Saya pribadi pun kaget menyaksikannya, dan sempat tidak bisa menahan diri untuk update status di BBM yg cukup memberikan kesan negatif dan menyudutkan partai tersebut, tapi tidak sampai menulis kata-kata yg memvonis benar/salah. Saya benar-benar rada emosi karena saya sempat kecewa dengan partai tersebut pada saat pilkada DKI atas komentar pentolan partainya didepan publik yang kemudian hari akhirnya membuktikan hipotesa saya bahwa mereka ternyata kalah, jauh dari prediksi di atas kertas dan angka statistik

Itu kejadian heboh pertama di akhir bulan awal tahun ini

Kejadian heboh yg kedua, ini mah urusan dalam negeri saya. Urusan kerjaan di kantor juga terjadi sesuatu yang diluar perkiraan, diprediksikan kinerja di akhir bulan bisa dapet progress malah kenyataannya mendapatkan kondisi sebaliknya, dan itu terjadi di detik-detik akhir bulan. Kecewa iya, tentu saja. Kondisinya tidak lebih baik dari bulan sebelumnya.

Kondisi ini juga mungkin yang mempengaruhi emosi semalam merespon berita-berita di tv, tidak salah kalau mengendalikan diri sendiri itu bisa jadi lebih sulit dibandingkan mengendalikan orang lain. Sebelum memimpin orang lain, yang lebih penting adalah bagaimana memimpin diri sendiri.

Bagaimanapun kebenaran itu akan selalu muncul dan menang, kalaupun tidak di dunia, di akherat pasti akan menang. pun sebaliknya, kebatilan pun demikian. Tidak ada yang luput, dan semuanya ada balasannya

Bagi yang bergelut di dunia politik, hati-hati..harus hati-hati..dan terus hati-hati, godaannya banyak, tantangannya banyak, dan resikonya juga tidak ringan kadang. Namun insya allah sebanding dengan ganjarannya selama niat dan caranya benar.

Hati-hati ketika berkata-kata, berkampanye, berjanji, dan berkomitmen. Itu nanti mesti dipertanggungjawabkan, jadi hutang. Hati-hati terhadap penyakit hati terutama ujub,takabur, merasa benar sendiri, merasa diri besar, over confidence, mendahului takdir Allah karena merasa diri bisa, dst. ini yg berbahaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s