Kado Terindah 1 Tahun Pernikahan


Mengingat istriku yang baru posting lagi di blog sebelah setelah sekian lama vakum di blog, saya pun tergerak untuk menulis kembali, bukan apa-apa sebetulnya banyak hal, banyak mementum dan kejadian yang bisa saya sharing disini yang bisa jadi bermanfaat, namun karena kesibukan, ah bukan kesibukan sebenernya, tapi karena ketidakberdayaan mengatur waktu, tenaga dan konsentarasi saja, sehingga belum ada yang tertuang lagi disini paling tidak dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Kelahiran anak pertama mungkin menjadi hal terindah yang patut saya syukuri di tahun ini, lahir pada hari Ahad, 29 Rajab 1434 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 9 Juni 2013, lahir pada pukul 11.25 WIB menjelang waktu Shalat Zuhur, tak lama setelah anak saya lahir, Azan Zuhur pun kemudian berkumandang menyambutnya. Lahir menjelang 1 Tahun usia pernikahan kami yang bertepatan dengan tanggal 23 Juni 2013, sehingga kelahiran anak pertama ini menjadi kado terindah buat kami di tahun pertama pernikahan.

Yang menarik adalah anak saya dilahirkan di Kota Jember, Jawa Timur, tepatnya di Rumah Bersalin Permata Bunda, masih bagian dari Rumah Sakit Perkebunan PTPN X atau orang sini sering menyebutnya Jember Klinik karena ada poliklinik terpadu yang cukup ramai disana, terutama di malam hari.

Kenapa lahir di Jember menarik?

Pertama, karena orang tua dan keluarga kami sama-sama ada di Bandung, biasanya seorang istri yang melahirkan akan mendekati tempat orang tuanya, apalagi lahiran anak pertama, mengingat kami yang belum berpengalaman, dan tentunya kami membutuhkan dukungan dan bantuan, tentu orang tua/keluarga sendiri yang jadi pilihan pertama biasanya.

Kedua, sejak kami menikah, kami belum tinggal satu atap, kami menjalani LDM (Long Distance Marriage) lah istilahnya, saya di Jember dan Istri saya di Jakarta sampai usia kehamilan 8 bulan lebih. Ketika kami memutuskan akan lahiran di Jember orang-orang pun agak kaget, ” Ah serius lo wan, istri lo lahiran di Jember?? ” gitu katanya ” Kan kasian istri lo lagi hamil tua gitu dibawa ke Jember naek kereta, enakan juga di Bandung, Jakarta-Bandung kan jauh lebih deket, tempatnya juga lebih enak, ada keluarga juga, mendingan lo yang nyusul ke Bandung nanti”

Ada lagi yang bilang kurang lebihnya gini ” wah kok di Jember sih, nanti TTL nya Jember dong..” (maksudnya kurang lebih gak keren kalau TTL nya Jember, agak ndeso mungkina haha.., masih bagusan Jakarta, Bandung atau Surabaya lah minimal)

Namun akhirnya kami, terutama istri saya, tetap bersikukuh ingin melahirkan di tempat dimana saya tinggal, karena semestinya memang seorang istri itu tinggal mengikuti suami, tinggal bersama suami, gitu katanya, lagian biar kerekam juga dalam sejarah kelahiran si anak kalau ayahnya itu pernah di Jember.

Akhirnya Alhamdulillah…lahirlah anak pertama kami yang ganteng dengan selamat,seorang laki-laki, waktu itu lahir dengan berat 3,2 Kg dan panjang 51cm yang kami beri nama “AKHTAR YUSUF HAMIZAN” , seorang yang kami harapkan menjadi Pribadi yang terpilih, yang sholeh, kuat, cerdas dan tampan seperti Nabi Yusuf  ‘Alaihis Salaam.. aamiiin

IMG03796-20130715-1653Akhtar Yusuf  Hamizan Usia 36 Hari

4 thoughts on “Kado Terindah 1 Tahun Pernikahan

  1. bukan 29 sya’ban mpap, tapi rajab. 29 atau 30 rajab ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s