Nyanyian Pengiring Bayi


Nyanyian, baik nyanyian pengiring tidur maupun pengiring main (sambil menggoyang-goyang/melonjak-lonjakkan bayi) adalah cara yang sangat efektif untuk memasukkan nilai-nilai islam pada saat-saat pertama bayi di dunia.

Tentu saja tidak sembarang nyanyian, tapi nyanyian yang mengandung nilai-nilai keislaman. Jangan salah, lagu-lagu daerah juga banyak lho yang mengandung nilai-nilai islam. Kebetulan, yang baru dibahas disini hanya 3 daerah, mungkin ada yang bisa menyumbang list dari daerah lain?🙂

Daftar nyanyian pengiring tidur yang mengandung pendidikan islam
Poin penting dari nyanyian berikut ini adalah : temponya lambat, sehingga layak untuk membuat tidur,

  1. Jawa : kidungan ronggowarsito, sunan kalijaga, lir ilir biasanya menceritakan tentang jalan hidup islam, para khalifah, perjuangan diponegoro dll..
  2. Aceh : Mungkar nakir, hasan wal husain dst, kebanyakan menceritakan tentang alam kubur, konsekuensi perbuatan manusia dan kecintaan pada Rasulullah
  3. Sunda : Sinom keur barudak, carita munding (dangdanggula), lebih ke akhlaq pada orang tua, pada sesama manusia, pada binatang dst.
  4. Do’a-doa : Doa abu nawas, doa nabi adam, doa tamat quran
  5. Shalawat  : banyak ..🙂

Daftar nyanyian pengiring main yang islami
Poin penting dari nyanyian berikut ini adalah tempo yang cepat, hingga temponya pas untuk meloncat-loncatkan bayi. Untuk didalam kandungan, lakukan saja gerakannya sendiri, misal sambil mandi. Insyaallah begitu lahir, anak jadi kenal nyanyian tersebut. Berikut nyanyian bersama gerakannya

  1. Cuci dua tangan (dari rumahqurani) : lirik adalah tahapan wudhu, sedangkan gerakan, gerakan berwudlu
  2. Terimakasih Allah : Lirik :aku bersyukur aku punya tangan (tepuk 2x), punya tangan (tepuk 2x), punya tangan (tepuk 2x)aku bersyukur aku punya tangan, trimakasih Allah, kata tangan diganti-ganti dengan kaki, perut, dll, sambil menepukkan tangan ke anggota badan yang dimaksud
  3. Ayah ibu (dari rumahqurani) : Lirik menyebutkan jasa ayah dan ibu, gerakan isyarat ayah (kumis) ibu (kerudung). Slalu menolongku (isyarat menyuapi). Dari kecil (jongkok) hingga kubesar (berdiri) Kini giliranku (menunjuk diri sendiri) bantu mereka. Apa yang kubisa, kan kulakukan (loncat)
  4. Main perahu-perahuan (tahukan, pake sarung, anak-anak masuk kedalamnya). Melodi dari row-row-row your boat, tapi lirik diganti dengan ‘perahu selamat, prahu nabi nuh.. masuklah masuklah, masuklah agar selamat!’Perhatikan tembang-tembang dolanan jawa, biasanya beberapa ada yang mengandung nilai-nilai keislaman. Coba cari dan perhatikan liriknya untuk dinyanyikan dan dimaikan bersama anak anda

Berikut ini salah satu Lagu pengiring nyanyian bayi bahasa sunda, silahkan ganti dengan bahasa daerah masing-masing. Ini satu lagu dengan shalawat ‘yaa rabbibil mustafa’ tapi versi mellownya, jadi biasanya disambungkan setelah shalawatan, atau duluan.

Yang iyang (nama panggilan bayi)

anak ibu(atau bapak kalo yang nyanyi bapak)

Iyang (nama) enggal bobok yang,

engke ngimpen cing sae..

ngimpen pependak rasul..

pami pependak rasul,

ibu (bapak) nitip salam yang

tong hilap nyungkeun pidua..

salamet dunya aherat

Terjemahannya :

 yang iyang (nama bayi) anak ibu (bapak)

iyang (nama) cepet bobo yang,

nanti mimpi yang bagus

mimpi ketemu rasul

kalau ketemu rasul,

ibu (bapak) titip salam ya

jangan lupa minta doa

selamat dunia akhirat

 

 

*Sumber :

Tips Mengajarkan Islam Pada Bayi dan Balita

Rumah Qurani melalui http://tiga-rani.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s